SURGA YANG TERPERANGKAP DI UTARA BINTAN

Resort di Lagoi, bagian utara Bintan ini mungkin saja surga bagi sebagian orang: pantai bersih, tenang, dengan penginapan mewah, dan ‘penduduk’ internasional (kalau tidak bisa dibilang cenderung Singapura). Tapi sayang, dia sepertinya sangat terisolasi dari kehidupan masyarakat tradisional Indonesia. Saya harus melewati sekian pos penjagaan dan pemeriksaan, sebelum bisa sampai ke kawasan resort, pada satu pekan di April 2012. Bahkan kata salah satu pegawai resort, saya mungkin butuh sekitar satu jam kalau mau berkunjung ke pusat kota. Andai saja para pengelola mau mengendurkan isolasi, dan memasukkan lebih banyak Indonesia ke tanahnya sendiri. Pasti lebih oke. Ya! Semoga saja mereka terus berbenah, dan lebih terasa sebagai bagian dari NKRI…

PANTAI BERSIH NAN SEPI 

Lagoi punya pantai yang putih dan bersih. Sekaligus sepi. Bisa jadi pertimbangan kalau kamu mencari ketenangan bersama pasangan.
Perairannya jernih dan sangat tenang. Pas untuk berenang. Tapi sebaiknya kamu juga memperhatikan petunjuk di sekitar pantai. Karena ada beberapa bagian yang tidak boleh untuk berenang, dengan alasan khawatir ada limbah minyak.
Walau pantainya bersih, jarang sekali orang yang berenang, jarang pula yang sekadar berendam. Waktu itu, saya cuma lihat tiga bule ini, dan beberapa peserta sebuah pelatihan triathlon.
Ini salah satu sesi sebuah pelatihan triathlon. Bintan memang sudah beberapa kali menyelenggarakan kompetisi yang mengombinasikan tiga cabang olahraga ini. Tapi penyelenggaranya cenderung dari luar Indonesia.

INDONESIA, ATAU SINGAPURA?

Lagoi punya resort mewah yang memadukan nuansa Indonesia dengan pelayanan internasional. Sangat layak untuk jadi pertimbangan.
Ada foto SBY-Boediono, Garuda Pancasila, serta penanda waktu Indonesia dan Singapura di dinding penerima tamu. Kalau tidak salah, mata uang Singapura juga berlaku di tempat ini.
Ada foto SBY-Boediono, Garuda Pancasila, serta penanda waktu Indonesia dan Singapura di dinding penerima tamu. Kalau tidak salah, mata uang Singapura juga berlaku di tempat ini.
Pengunjung resort di Lagoi cenderung warga Negeri Singa. Katanya, ada pelabuhan kapal fery yang langsung menghubungkan Singapura dengan Lagoi. Saya sih belum lihat langsung. Yang menarik, dari hasil obrolan: ada lho turis Singapura yang tidak tahu jika ada kehidupan lain di luar resort, dan tidak tahu jika ada bandar udara di Bintan.
Pengunjung resort di Lagoi cenderung warga Negeri Singa. Katanya, ada pelabuhan kapal fery yang langsung menghubungkan Singapura dengan Lagoi. Saya sih belum lihat langsung. Yang menarik, dari hasil obrolan: ada lho turis Singapura yang tidak tahu jika ada kehidupan lain di luar resort, dan tidak tahu jika ada bandar udara di Bintan.

HINGAR-BINGAR DI ANTARA SEPI

Ada pesta pantai di malam minggu waktu itu. Sepertinya itu memang acara rutin tiap akhir pekan. Musiknya lumayan asyik, pengisi acaranya penduduk lokal bergaya seksi, dan pengunjung sekitar puluhan anak muda.
Seorang penyanyi seksi berhasil menarik beberapa remaja beranjak dari tempat duduk mereka, dan menari bersama di pesta pantai pekan itu.

TERISOLASI DI UTARA BINTAN

Jalan raya dari dan ke resort, jauh dan sepi. Katanya, ke pusat kota sekitar 1 jam

BANDAR UDARA TRADISIONAL

Ruang tunggu bandar udara Raja Haji Fisabilillah ini agak unik kalau dibanding bandar udara lainnya. Di sana ada organ tunggal!
Waktu itu, bandar udara Raja Haji Fisabillilah adalah bandar kecil. Dia ada di Tanjung Pinang, sekitar 1,5 jam dari Lagoi.
Kalau kamu mau jalan-jalan ke Lagoi menggunakan pesawat, kamu bisa pilih penerbangan menuju bandar udara Raja Haji Fisabillilah, Bintan. Ada beberapa maskapai yang melayani jalur ke sini, termasuk dari Malaysia.

 

(@LuckyLombu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s