Bercinta ala Gentleman (1): PDKT

Apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk menjadi seorang gentleman? Coba pelajari saran dari Andrew Ardianto, Curriculum Director John Robert Powers, ini.

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

SITUASI: Anda berada di satu acara, si Dia berdiri di seberang sana. MISI: Berkenalan!

“Bedakan dulu antara budaya timur dan barat,” saran Andrew Ardianto, Curriculum Director John Robert Powers. Ini penting. Jika Anda ingin terlihat seperti pria terhormat di Tanah Air sendiri, sebaiknya Anda tidak meniru gaya Hollywood—atau ala beberapa sinetron lokal—begitu saja: menghampiri wanita asing yang Anda suka, lalu mengajaknya berkenalan saat itu juga. Hati-hati, misi Anda bisa gagal sejak awal. Strategi paling aman adalah dengan berbaur bersama teman-teman Anda, yang mungkin kenal dengan si Dia. Bangun relasi, maka Anda siap melangkah ke tingkat berikutnya. Bagaimana jika kalian seorang diri? Nah, ini tantangannya. Siapkan pickup-line yang tepat. Tidak terburu-buru bisa jadi kata kuncinya. Jika dia sedang duduk sendiri, Anda bisa dengan menyapa dan meminta izin, “Saya boleh duduk di sini?” Jika responnya positif, Anda bisa membuka pembicaraan ringan, seperti, “Acaranya menarik ya.” Jangan bertanya tentang hal-hal yang pribadi. Ini belum saatnya. “Mungkin bisa dari sesuatu yang tidak terlalu pribadi seperti, kerja di mana. Itu kan sesuatu yang sangat umum, yang ditanyakan di forum apapun,” saran Andrew. “Dalam taraf tidak membuat kepalsuan, buat saya basa-basi masih bisa ditoleransi.” Sedikit catatan mengenai etika berkenalan dari Andrew: Mulailah dari pertemanan. Kata Andrew, jangan pernah berpikir dengan hubungan yang terlalu jauh sebelum Anda memulai dari sini. “Hubungan harus dimulai dari pertemanan. Ada orang bilang, kalau tidak kenal maka tidak sayang. Saya pikir itu ada benarnya. Terkadang kenapa sering ada hubungan-hubungan yang gagal, karena salah satu atau kedua belah pihak tidak ingin saling mengenal dan memahami satu sama lain,” katanya. Lagipula, biasanya, wanita juga bisa mengetahui kalau ada seorang pria yang sedang berusaha mendekati dia.

***

SAAT GAYUNG BERSAMBUT

SITUASI: Si Dia merespon dengan baik, Anda ingin mengajaknya jalan. MISI: Kencan!

Bagaimana cara mengajaknya jalan ke luar? Coba dari hal yang paling sederhana, ‘Kapan-kapan kita makan siang yuk?’ “Makan siang itu tidak berbahaya. Karena tanpa saya ada keinginan untuk membangun hubungan yang lebih jauh, saya juga bisa makan siang dengan teman-teman saya,” kata Andrew. Nah, apa yang sebaiknya Anda lakukan saat berkencan. Perlukah Anda membukakan pintu, menarikkan tempat duduknya, dan lain-lain itu, seperti yang biasa disarankan dalam kelas-kelas etika? “Kalau bicara secara etika, semestinya memang begitu. Tapi wanita juga bisa merasa risih. Terlepas dari itu, saya selalu percaya dengan satu hal begini, orang kalau tulus pasti terlihat. Bukan kita jaim (jaga image) terus sibuk membukakan pintu. Kalau kesempatannya terlalu sedikit untuk membukakan pintu, ya tidak usah memaksakan buka pintu,” katanya. “Saya tidak mengatakan jadilah diri Anda sendiri. Karena kalau saya katakan jadilah diri Anda sendiri, nanti ujung-ujungnya jadi egois, egosentris, cuma mengurusi diri sendiri tapi tidak peduli dengan pandangan orang lain. Tapi saya katakan jadilah alami. Jadi alami itu berarti kita bisa beradaptasi dengan situasi-situasi yang berbeda.” Jika si Dia mengajak teman? “Buat saya, kencanpun tidak perlu menjadi sesuatu yang terlalu eksklusif, “ kata Andrew. Terutama jika Anda menginginkan hubungan jangka panjang. Karena dengan berada bersama teman-temannya—atau pun sebaliknya –Anda bisa mengenal komunitas calon pasangan Anda.

Baca juga: Merebut Hati Mertua

(Telah dimuat di Majalah Men’s Health Indonesia edisi Februari 2013, dengan perubahan seperlunya)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s