Pantai Sawarna: Antara Karang dan Pasir Putih

Sawarna, 2014

Butuh semangat ekstra untuk menggapai Sawarna dari arah Pandeglang, Banten. Bukan cuma karena jaraknya yang lumayan jauh, tapi juga karena jalannya yang cenderung rusak parah, berbatu, dan berlubang. Tapi, menurut salah satu warga di desa Sawarna, kondisinya akan berbeda kalau saya datang dari arah Sukabumi, Jawa Barat, yang jalannya lebih terawat. Yah, begitulah…

Tapi itu satu cerita lain.

Sawarna sendiri sepertinya sedang bersolek. Desa yang tadinya cuma terdiri dari rumah-rumah warga, kini juga ditempati oleh beberapa penginapan sederhana. Ada yang milik warga sekitar, bahkan milik warga asing. “Yang itu punya orang Prancis,” kata salah satu warga sambil menyebut sebuah nama. Tak beda jauh dengan pantai-pantai di sekitarnya, yang mulai ditempati oleh beberapa warung, saung, dan kursi untuk bersantai. Nah, tentang pantai, secara karakteristik dia seperti terbagi dua: hamparan karang di sisi kiri, dan pasir putih di sisi kanan. Tapi keduanya sama menarik, untuk berfoto-foto, bermain-main dengan deburan ombak, atau sekadar untuk bersantai menikmati alam.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s