Keliling Danau di Hutan Bakau

Taman Wisata Alam Mangrove, Muara Angke adalah cerita lain dari Jakarta. Dia berbeda dengan kebanyakan tujuan wisata di daratan Jakarta. Dia menawarkan eksotisme hutan bakau, pemandangan burung-burung yang bebas berterbangan, bahkan kesempatan mengintip biawak yang sedang beristirahat di sela-sela pohon. Salah satu favorit saya adalah jalur di tengah danau, yang diapit pepohonan. Rasanya seperti sedang melintas di pedalaman entah di mana. Suasana asyik. Tapi sayang, saya cuma bisa merekam pakai kamera handphone. Soalnya, kalau mau pakai kamera DSLR atau kamera saku, harus bayar Rp1 juta. Mahal!

Untuk keliling danau, ada beberapa pilihan. Waktu itu saya menumpang perahu motor. Tinggal duduk, ikuti saja ke mana petugas mengendalikan arah. Tapi, kalau mau, Kamu bisa mencoba memakai perahu dayung. Seru juga kayaknya, mendayung di danau yang di kelilingi hutan bakau. Paling siap-siap olahraga lengan saja. Kalau capek, atau memang mau coba bermalam di tengah hutan bakau, ada 18 pondok seluas sembilan meter persegi yang bisa disewa. Kamar mandi di luar ya.

Taman Wisata Alam ini luasnya nyaris 100 hektar, dan dalamnya danau sekitar dua meter, kalau tidak salah. Biaya masuk, Rp25 ribu, belum termasuk kendaraan, dan lain-lain. Dia dibangun kurang lebih selama 15 tahun, dan baru dibuka untuk umum kira-kira sejak empat tahun lalu. Kamu tertarik berkunjung? Ayo…

Iklan

4 pemikiran pada “Keliling Danau di Hutan Bakau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s